kekeringan
Periode waktu yang panjang tanpa presipitasi atau dengan defisit presipitasi yang nyata, yang menyebabkan ketidakseimbangan hidrologis yang serius. Kekeringan dicirikan oleh persistennya suatu jenis cuaca yang secara anomali kering, di mana nilai presipitasi tetap berada di bawah rata-rata. Penyebab awal dari setiap kekeringan adalah kelangkaan presipitasi (kekeringan meteorologis), yang membawa defisit kelembapan tanah (kekeringan pertanian), yang berdampak negatif pada produksi tanaman dan mengubah berbagai ekosistem. Fase kedua ini diikuti oleh fase ketiga dan terakhir, di mana sumber daya air yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan yang ada menjadi tidak mencukupi (kekeringan hidrologis). Tidak ada definisi tunggal dan universal tentang kekeringan yang secara tepat menetapkan awal dan akhirnya, serta intensitasnya, karena tergantung pada lokasi (realitas iklim yang berbeda-beda) dan penggunaan yang diberikan pada air, konsepsi dan persepsinya berbeda-beda. Literatur ilmiah mencakup lebih dari seratus definisi kekeringan yang berbeda, yang memberikan gambaran tentang sulitnya mengkarakterisasi fenomena ini.
Istilah terkait: ariditas