iklim

Himpunan kondisi atmosfer rata-rata suatu tempat selama periode waktu setidaknya 30 tahun, sesuai dengan rekomendasi Organisasi Meteorologi Dunia. Iklim dicirikan oleh berbagai nilai statistik, seperti rata-rata, varians, atau probabilitas terjadinya nilai ekstrem, dari unsur-unsur meteorologi di tempat yang bersangkutan. Istilah ini memiliki asal etimologis dari kata Yunani κλίμα (klíma), yang berarti kemiringan atau inklinasi. Ahli geografi dan astronomi Yunani kuno menggunakan nama ini untuk setiap pita wilayah bumi yang dibatasi oleh garis paralel, karena mereka menganggap bahwa iklim ditentukan oleh kemiringan garis cakrawala suatu wilayah tertentu terhadap sumbu rotasi Bumi. Konsep tersebut berkembang menjadi konsep saat ini, di mana variabilitas meteorologi diperhitungkan. Bagi ilmu geografi, iklim adalah apa yang dirasakan dan dialami oleh manusia di suatu wilayah tertentu selama rangkaian tahun yang cukup panjang. Perlu dicatat bahwa iklim berbeda dari cuaca, meskipun sangat umum untuk menganggap keduanya sebagai sinonim. Sementara cuaca adalah sesuatu yang bersifat langsung, yaitu apa yang sedang terjadi di atmosfer pada suatu saat tertentu, iklim harus dipandang sebagai sebuah film yang menampilkan rangkaian keadaan atmosfer yang terjadi di suatu tempat selama 30 tahun yang disebutkan tadi. Dalam film panjang tersebut, cuaca adalah masing-masing bingkai gambarnya. Saat ini, terdapat kecenderungan yang semakin berkembang untuk memperluas konsep iklim di luar ranah atmosfer semata, menjadi deskripsi statistik dari keadaan sistem iklim secara keseluruhan.