derecho

Angin yang sangat kuat dan berhembus kencang secara tiba-tiba (gusty) yang muncul di sepanjang garis badai (squall line) yang parah, yang dapat mencapai panjang beberapa ratus kilometer dan bergerak cepat melintasi daratan. Angin tersebut, dengan dampak yang menghancurkan, merupakan akibat dari serangkaian downburst yang ditinggalkan oleh badai-badai yang membentuk struktur garis tersebut, yang paling sering dikaitkan dengan sistem konvektif skala meso (mesoscale convective system). Perbedaannya dengan gust front adalah bahwa, dalam kasus derecho, angin tersebut bersifat berkelanjutan (sustained) dan meningkat di belakang garis badai. Derecho juga dapat dikaitkan dengan tornado dan dapat menyebabkan presipitasi lebat serta flash floods. Istilah ini digunakan secara internasional dalam bahasa Spanyol, seperti halnya fenomena El Niño. Istilah ini pertama kali digunakan oleh ahli kimia kelahiran Jerman Gustavus Detlef Hinrichs (1836-1923), dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada tahun 1888 di jurnal American Meteorological Journal. Ia memberikan nama ini untuk fenomena atmosfer yang ia amati di negara bagian Iowa (AS) pada tanggal 31 Juli 1877; ganas seperti tornado, tetapi dengan karakteristik yang berbeda. Sementara tornado menghasilkan angin yang berputar mengelilingi dirinya sendiri, dalam kasus derecho, angin "bergerak lurus" (derecho, sehingga dinamai demikian) hanya searah dengan arah pergerakan garis badai tersebut.